Kerja sama antara Universitas Sebelas Maret dengan Universiti Teknologi Malaysia sekali lagi menelurkan program untuk diikuti oleh mahasiswa kedua universitas tersebut. Setidaknya itu yang dirasakan Cecilia Intan Wijayanti, Fadhilah Al Karimah, Fitri Nur Muqodimah, Iqbal Wahyu Saputra, dan Viny Sartika, lima mahasiswa Program Studi Teknik Industri Angkatan 2014 Fakultas Teknik UNS berkesempatan mengikuti program Summer School di UTM dengan tema Built Environment Experiences “Accelerating Green Development in Asia” .
Kegiatan Summer School
Selama 7 hari yaitu mulai tanggal 17 Oktober – 23 Oktober 2017, kelima mahasiswa tersebut mendapatkan banyak sekali pengalaman, khususnya di Iskandar yang merupakan wilayah tempat UTM berada.

Pada hari pertama mahasiswa diajak menyusuri sungai menggunakan boat dengan konsep Ecotourism di Kampung Sungai Melayu, dilanjutkan dengan makan siang bersama yang kemudian dilanjutkan untuk berjalan-jalan menikmati keindahan kota Iskandar, yang mulai menerapkan kota dengan konsep Low Carbon Society.

Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan materi dari para pakar di bidang sustainability development. Mahasiswa yang mengikuti program Summer School UTM juga diberikan kesempatan untuk mempelajari situs situs yang ada di Johor Bahru yang disebut dengan Oldtown. Menurut Viny, salah satu mahasiswa yang mengikuti program Summer School “Acara Summer School di UTM kali ini menurut saya sangat bermanfaat, kami jadi bisa mendapatkan ilmu baru dan mendapatkan gambaran bagaimana mewujudkan sustainability khususnya pada sebuah kota dan wilayah, dan mengispirasi saya untuk riset pada bidang sustainability supply chain“. Hassan juga menambahkan “ Kegiatan ini kami persiapkan dengan matang agar mahasiswa UNS selain dapat mendapat ilmu baru juga dapat mengetahui culture mengenai kota Johor Bahru “. Hassan adalah salah satu mahasiswa UTM yang ikut mempersiapkan acara Summer School tahun ini.

Pada acara ini, Program Studi Teknik industri juga mengirim seorang dosen, Muhammad Hisjam, sebagai dosen pembimbing mahasiswa selama menjalankan kegiatan Summer School.Ia mengharapkan kegiatan ini dapat meningkatan wawasan global dan kemampuan dari mahasiswa Teknik Industri. Summer School kali ini adalah kali kedua yang dilaksanakan Teknik Industri,pada tahun lalu 5 mahasiswa diminta mengikuti magang di Innovation and commercialization centre UTM.

Mahasiswa sangat berkesan dan mengharapkan kegiatan seperti Summer School ini dapat berjalan untuk seterusnya setiap tahun, karena selain mendapatkan ilmu baru, kegiatan ini juga dapat meningkatkan pengalaman mahasiswa di luar negeri dan juga mendapatkan teman bari. Diharapkan keluaran dari kegiatan Summer School ini mahasiswa mampu membuat scientific report mengenai sustainability pada sektor lain yang ada di Indonesia dan Mahasiswa yang pulang dari Luar Negeri dapat membagi pengalaman dengan mahasiswa lain dalam wadah Himpunan Mahasiswa Teknik Industri.

Wahyudi Sutopo, selaku Kepala Program Studi Teknik Industri UNS, menyatakan bahwa program summer school dilaksanakan untuk memperbanyak student outbound dalam rangka mendukung internasionalisasi di UNS.